10 Soft Skill yang Harus Anda Miliki untuk Sukses di Masa Depan

Tahun baru, kesempatan baru, dan tantangan baru. Kesempatan bekerja dan bisnis memang terbuka lebih luas, namun kita juga harus mengimbanginya dengan kemampuan-kemampuan baru karena tantangan zaman terus berubah.

Tidak cuma memperbarui hard skill yang berkaitan dengan bakat dan profesi kita, namun juga meningkatkan soft skill sudah menjadi sebuah keharusan di masa mendatang. Tentunya, upskilling dan reskilling juga merupakan sebuah kebutuhan dalam menghadapi cepatnya perubahan di dunia bisnis.

Apa itu soft skill?

Sebenarnya banyak definisi dari soft skill. Namun secara umum, soft skill dapat dianggap sebagai karakter dan kemampuan interpersonal di diri seseorang dalam hubungannya dengan orang lain.

Blog terkait:

Sosiolog biasanya menggunakan istilah soft skill untuk menggambarkan kecerdasan emosional (EQ) seseorang sebagai lawan dari kecerdasan kecerdasan (IQ).

Fungsi soft skill di dunia kerja

Hingga penghujung era 1990-an, dunia kerja dan bisnis memandang bahwa sumber daya manusia yang baik adalah mereka yang memiliki kemampuan teknis yang tinggi.

Dunia kerja baru memahami pentingnya soft skill dan menaruh perhatian lebih pada kemampuan ini sejak awal 2000-an. Hingga kini kita percaya bahwa kecerdasan akademik yang membentuk hard skill tidak dapat berjalan sendiri tanpa kecerdasan emosional yang membentuk soft skill.

Orang-orang dengan soft skill yang baik dipercaya mampu menyelesaikan tantangan dalam pekerjaannya. Soft skill justri dianggap menjadi pondasi dalam membantu meningkatkan hard skill seseorang.

Soft skill yang perlu dikuasai di masa depan

Karena pentingnya soft skill di dunia kerja dan bisnis, maka telah menjadi suatu keharusan bagi kita untuk mengetahui dan meningkatkan kemampuan itu agar selaras dengan perkembangan zaman.

Menurut laporan World Economic Forum's Future of Jobs, 50% dari karyawan akan membutuhkan pelatihan tambahan pada tahun 2025. Dengan inovasi dan kemajuan teknologi yang konstan, banyak hard skill menjadi usang dalam waktu singkat.

Oleh karena itu, menurut laporan tersebut, soft skill menjadi semakin penting bagi karyawan dan pebisnis.

Transformasi teknologi yang sangat cepat mengubah pekerjaan dan mengharuskan orang untuk berpikir, belajar, menyusun strategi, dan bekerja dengan adaptif dan fleksibel.

Berikut ini 10 soft skill yang wajib dimiliki di masa depan:

  • Pola pikir analitis dan inovasi
  • Pembelajaran aktif dan strategi pembelajaran
  • Kemampuan memecahkan masalah yang kompleks
  • Berpikir kritis dan analisis
  • Kreativitas, orisinalitas, dan inisiatif
  • Kepemimpinan dan pengaruh sosial
  • Penggunaan teknologi, pemantauan, dan kontrol
  • Desain teknologi dan pemrograman
  • Ketahanan, toleransi stres, dan fleksibilitas
  • Penalaran dan pengembangan ide

Baca juga:

Saat ini, kita dituntut untuk berpikir out of the box dan melakukan berbagai hal secara berbeda untuk mengimbangi dunia yang bergerak cepat. Kita dituntut harus bisa berpikir cepat dan berlari ke rencana B jika sesuatu di rencana A tidak berjalan semestinya.

Oleh karena itu, jika Anda seorang pebisnis, pimpinan, atau tim Sumber Daya Manusia (Human Resource/HR), penting untuk melihat bagaimana seorang calon karyawan dapat bekerja secara fleksibel dan cepat.

Menyitir sebuah artikel tentang evolusi karir di Fast Company; 10 soft skill yang harus dimiliki karyawan untuk meraih kesuksesan di masa depan adalah:

  • Kemampuan beradaptasi - Karyawan diharapkan untuk beradaptasi dan mengambil langkah cepat terhadap perubahan yang terjadi dalam bisnis tanpa merasa kewalahan.
  • Kecerdasan emosional - Karyawan harus mampu mengendalikan emosi mereka dan tidak berbicara mengenai hal buruk dalam situasi yang pelik.
  • Komunikasi yang efektif - Karyawan diharuskan untuk mengungkapkan ide dengan jelas dan ringkas. Kemampuan kita untuk bernalar dan menyuarakan pendapat secara konstruktif berperan penting di sini.
  • Negosiasi - Di sinilah kemampuan mendengarkan dengan aktif dan pola pikir kritis berperan penting. Karyawan diharapkan untuk berdebat dengan cara yang sehat untuk mencapai titik temu.
  • Kerja tim - Karyawan didorong untuk mengakui pencapaian rekan satu tim dan menumbuhkan lingkungan yang menggembirakan di mana semua orang saling menghormati dan bangga akan pencapaian rekan setimnya.
  • Sikap positif - Karyawan diharapkan memiliki pandangan optimis untuk mengatasi tantangan dengan cara yang paling efektif.
  • Manajemen waktu - Waktu adalah sumber daya yang paling berharga dan jika karyawan tidak dapat bekerja secara efisien, perusahaan akan tertinggal.
  • Resolusi konflik - Alih-alih menghindar, karyawan perlu menyelesaikan akar masalah secara efektif untuk menghindari konflik serupa muncul di kemudian hari.
  • Kolaborasi melebihi persaingan - Karyawan harus terbuka untuk kolaborasi dan membuka kesempatan untuk memunculkan ide-ide baru, yang sangat penting bagi bisnis untuk tetap inovatif.
  • Etos kerja - Karyawan harus bertanggung jawab atas pekerjaannya, tidak menyalahkan orang lain. Mereka juga harus secara proaktif mengambil konsekuensi yang mengikuti tindakan mereka.

Berapa banyak soft skill yang Anda miliki?

A bitter truth, sebuah kenyataan pahit yang harus kita sadari adalah bahwa hard skill memiliki tanggal kedaluwarsa sedangkan soft skill yang dimiliki seseorang bersifat lebih abadi dan dapat ditingkatkan terus menerus.

Oleh karena itu, tidak ada kata terlambat untuk mengembangkan soft skill yang kita miliki untuk masa depan atau menerapkan program pelatihan untuk mengembangkan karyawan Anda.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kode bahasa komentar.
Dengan mengirimkan formulir ini, Anda setuju dengan pemrosesan data pribadi sesuai dengan Kebijakan Privasi.

Postingan Terkait