Belajar dari Akuisisi Tokopedia, Apa yang Harus Tim HR Lakukan?

Peran tim HR dalam akuisisi perusahaan

Merger dan akuisisi perusahaan sama-sama menawarkan peluang pertumbuhan perusahaan dengan lebih cepat.

Merger melibatkan dua perusahaan yang bergabung bersama sebagai entitas baru, sedangkan akuisisi terjadi ketika satu perusahaan memperoleh otoritas atas perusahaan lain melalui pembelian tunai, pertukaran saham, atau metode serupa lainnya.

Salah satu akuisisi bisnis terbesar tahun lalu di Indonesia terjadi di Tokopedia saat TikTok mengambil alih 75% saham perusahaan ecommerceitu.

Akuisisi perusahaan dan merger sendiri bukan hal tabu di dunia bisnis. Bukan berarti pula perusahaan yang digabung atau diakuisisi bakal bangkrut.

Namun demikian, beberapa kasus akusisi dan merger perusahaan berbuah pahit. Salah satu alasan mengapa merger dan akuisisi gagal adalah karena aksi korporasi tersebut terkadang tidak memuaskan karyawan, misalnya skala gaji yang berbeda, kurangnya kesesuaian budaya, perbedaan gaya manajemen, hilangnya talenta penting, dan kurangnya komunikasi.

Akuisisi Tokopedia oleh TikTok dan sejumlah program merger lain pasti melibatkan sejumlah proses, dan praktisi sumber daya manusia (SDM/HR) memainkan peran sangat penting dalam menyatukan orang-orang dari kedua entitas bisnis itu.

Mari kita simak kenapa peran HR menjadi penting dalam sebuah program merger dan akuisisi perusahaan.

Blog terkait:

Peran HR

Tim HR bertanggung jawab untuk menjalin komunikasi antara pemangku kepentingan dan sumber daya yang diperlukan.

Profesional HR perlu berdiskusi dengan manajemen mengenai perubahan penggajian dan kebijakan, serta menjelaskan pembaruan ini dengan jelas kepada karyawan.

Merupakan tanggung jawab HR juga untuk membantu karyawan menyesuaikan diri dengan gaya manajemen dan budaya perusahaan yang baru.

Tim HR dapat melakukan beberapa hal berikut ini saat proses merger atau akuisisi perusahaan:

1. Percepat proses implementasi dengan teknologi

Sebelum Anda mulai menerapkan perubahan untuk memfasilitasi merger atau akuisisi, analisislah alat rekrutmen organisasi. Jenis dan platform teknologi yang Anda gunakan adalah kunci untuk menavigasi kumpulan talenta dan membuat keputusan soal rekrutmen orang-orang baru dan mempertahankan talenta yang baik.

Dengan bantuan teknologi, Anda bisa mendapatkan gambaran umum tentang kebutuhan tenaga kerja, meninjau dokumen untuk menilai pengetahuan dan keterampilan karyawan, dan menyusun ulang program kompensasi untuk setiap peran.

2. Biarkan budaya kerja baru muncul

Jika dua entitas yang setara bergabung melalui merger, maka tidak adil jika membiarkan identitas satu perusahaan menonjol di atas identitas perusahaan lainnya.

Untuk memastikan semua orang merasa dilibatkan, penting untuk menciptakan identitas dan budaya kerja baru. Hal ini termasuk menyusun pernyataan visi dan misi baru, menetapkan proposisi nilai karyawan yang baru, dan membangun merek perusahaan baru.

Tim HR harus dapat memastikan budaya yang dibangun jelas dan dapat diakses oleh karyawan baru dan lama.

3. Mempertahankan karyawan kunci

Merger atau akuisisi perusahaan sering kali menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK). Penting untuk melihat gambaran besarnya dan mempertahankan talenta yang, tidak hanya penting bagi suatu peran atau departemen, namun juga bagi organisasi secara keseluruhan.

Identifikasi orang-orang yang berkinerja terbaik dengan mengumpulkan evaluasi kinerja dari pimpinan, dan gabungkan data tersebut dengan wawancara, survei, hingga analisis karyawan.

Anda juga dapat merekrut kembali kandidat ke dalam entitas baru melalui teknik pengujian dan wawancara.

Berita tentang merger atau akuisisi juga dapat menimbulkan ketidakpastian di kalangan karyawan mengenai pekerjaan mereka, sehingga penting untuk mengelola ekspektasi mereka.

Bersikaplah proaktif dalam menghindari masalah diskriminasi, tunjukkan kepada karyawan jalur karier yang perlu mereka ambil, dan pastikan pengambilan keputusan dilakukan dengan cepat sehingga mereka tidak melompat-lompat.

Baca juga:

Permudah transisi dalam akuisisi perusahaan

Sumber daya manusia adalah aset perusahaan yang paling penting, dan kepercayaan mereka sangat penting untuk keberhasilan merger atau akuisisi.

Tim sumber daya manusia memainkan peran paling penting dalam mengkomunikasikan tantangan dengan karyawannya, mengumpulkan umpan balik dan menyampaikannya ke manajemen tingkat atas, dan memastikan transisi yang lancar selama proses merger atau akuisisi.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kode bahasa komentar.
Dengan mengirimkan formulir ini, Anda setuju dengan pemrosesan data pribadi sesuai dengan Kebijakan Privasi.

Postingan Terkait