Apa yang akan saya pelajari
- Apa itu ETL?
- Apa saja langkah yang terlibat dalam ETL?
- Apa tujuan utama dari sistem ETL awal?
- Bagaimana perkembangan sistem ETL dari tahun ke tahun? Apa dampak komputasi cloud terhadap ETL?
- Apa keuntungan sistem manajemen data modern dibandingkan sistem lama berbasis ETL?
- Apa itu alat persiapan data? Apa yang membedakannya dengan alat ETL awal?
- Apa keuntungan sistem manajemen data modern dibandingkan alat ETL lama?
- Kesimpulan
Apa itu ETL? Penjelasan lengkap
ETL yang merupakan akronim dari "Extract, Transform, Load" adalah proses yang memungkinkan bisnis untuk memahami lanskap data mereka yang luas. Mari kita pelajari fungsi dari alat ETL serta perkembangannya dari tahun ke tahun. Kami juga akan membahas secara singkat mengenai fungsionalitas alat persiapan data modern dan cara mereka mengoptimalkan proses ETL lawas.
Apa itu ETL?
ETL yang merupakan singkatan dari "Extract, Transform, Load" adalah proses integrasi data dari domain gudang data yang mencakup proses mengambil data dari berbagai sumber, mengubahnya ke dalam format yang sesuai untuk analisis, dan memuatnya ke repositori pusat. Repositori tunggal yang koheren ini kadang disebut sebagai "Single Source of Truth".
Apa saja langkah yang terlibat dalam ETL?
ETL dapat dibagi menjadi tiga tahapan kunci:
- Mengekstraksi data dari sistem sumber,
- Mentransformasi data untuk memenuhi kebutuhan analitis dan bisnis lainnya,
- dan Memuat data ke gudang data atau database.
Apa tujuan utama dari sistem ETL awal?
ETL diperkenalkan pada tahun 1970-an bertepatan dengan awal dibuatnya dan pertumbuhan gudang data. Awalnya, teknologi ini dirancang untuk keperluan komputasi dan analisis, dan menjadi metode de facto pemrosesan data untuk gudang data.
Proses ini bertujuan untuk memasukkan data dari berbagai sumber dan mengubahnya agar sesuai dengan skema atau model data standar.
ETL menyiapkan langkah-langkah persiapan untuk analisis data dan pembelajaran mesin. Dengan ini, data disederhanakan melalui aturan bisnis untuk mencukupi kebutuhan inteligensi bisnis dan analisis tingkat lanjut.
Tujuan dari teknologi ini adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional dan interaksi pengguna dengan:
- Mengambil data dari sistem lawas.
- Menyempurnakan data agar berkualitas dan seragam.
- Mengintegrasikan data ke dalam database yang dipilih.
Bagaimana perkembangan sistem ETL dari tahun ke tahun? Apa dampak komputasi cloud terhadap ETL?
Arsitektur manajemen data modern sangat berbeda dari manajemen data yang dipraktikkan pada periode awal dirancangnya ETL. Di era modern komputasi cloud, IoT, dan AI, kita menyaksikan adanya lonjakan jumlah data yang disimpan oleh bisnis—data transaksi yang disimpan oleh perusahaan tidak lagi dalam kisaran jutaan, tetapi sudah miliaran. Sistem manajemen data modern telah berkembang selaras dengan perubahan ini.
Kini bisnis tidak hanya menjadikan data transaksional sebagai patokan untuk mengambil keputusan, tetapi juga mengidentifikasi dan mengisolasi "sinyal" dari kumpulan data yang sangat besar. Upaya masa kini tidak melulu tentang mengoptimalkan proses bisnis secara bertahap, tetapi juga mengidentifikasi peluang baru.
Komputasi cloud hadir dengan solusi, seperti penyimpanan data cloud, yang menawarkan penyimpanan hemat biaya dalam skala besar. Organisasi yang sebelumnya menyimpan data terstruktur di gudang data on-premise kini memiliki berbagai pilihan untuk menyimpan datanya, termasuk sistem cloud blob dan data lake. Sistem ini dapat menampung data tidak terstruktur dan sering kali menyimpan data dalam format mentah.
Apa keuntungan sistem manajemen data modern dibandingkan sistem lama berbasis ETL?
Sistem manajemen data modern didorong oleh kebutuhan akan fleksibilitas, skalabilitas, dan efisiensi lebih dalam penanganan data.
Sama seperti sistem ETL lama yang muncul bersamaan dengan sistem gudang data, alat data modern memiliki kaitan erat dengan kemunculan sistem penyimpanan data generasi baru.
Perkembangan pesat dari sistem penyimpanan data yang fleksibel dan dapat diskalakan telah menyebabkan pemisahan antara pergerakan data dari persiapan data. Dengan begitu, aspek ekstraksi dan pemuatan ETL telah dipisahkan dengan aspek transformasi dari manajemen data.
Mari bedah dengan contoh dalam konteks modern. Bayangkan sebuah perusahaan bisnis yang berdiri di berbagai lokasi dan memiliki banyak departemen. Tiap departemen atau lokasi menangani datanya secara terpisah. Data penjualan disimpan dalam CRM, informasi karyawan dikelola dalam sistem SDM, dan inventaris serta arsip terkait dicatatkan dalam sistem yang dibuat khusus.
Teknisi data di departemen TI menjalankan proses ETL untuk mengekstrak data dari beragam sumber ini, mengubahnya menjadi format yang sesuai untuk analisis, dan memuatnya ke gudang data.
Meski begitu, manajemen data modern tidak memerlukan bantuan teknisi data atau bahkan tim TI untuk menyiapkan data analisis. Bahkan individu nonteknis pun dapat menyiapkan data sesuai keinginannya untuk keperluan analisis dan pengambilan keputusan.
Apa itu alat persiapan data? Apa yang membedakannya dengan alat ETL awal?
Alat persiapan data, atau yang terkadang disebut alat pengolahan data, adalah alat data modern yang menangani bagian "transformasi" dalam siklus ETL konvensional. Alat ini juga merupakan bagian "konten" dari proses ETL di mana data dipersiapkan untuk konsumsi hilir.
Meskipun memiliki prinsip inti yang sama dengan sistem ETL awal, seperti memetakan skema antardatabase relasional, menghitung rumus, dan memuat database, alat persiapan data modern memiliki kemampuan yang lebih variatif.
Jika alat ETL konvensional mengandalkan teknisi data dan departemen TI untuk menjalankan prosesnya, alat persiapan data modern memberdayakan sekumpulan pengguna baru untuk mengerjakan data. Melalui antarmuka yang mudah digunakan, dan dengan menyediakan perincian visual mengenai kualitas data, saran cerdas, dan tips visual lainnya, persiapan data masa kini memungkinkan bahkan pengguna nonteknis sekalipun untuk menyiapkan datanya.
Alat persiapan data modern memudahkan proses transformasi data dengan memberikan alternatif tips visual kepada pengguna nonteknis agar dapat melakukan persiapan data.
Alat persiapan data mandiri memanfaatkan aspek visual dan rekomendasi berbasis AI untuk membuka kesempatan melakukan persiapan data bagi generasi pengguna baru, termasuk para penggemar data.

Alat persiapan data modern memungkinkan pengguna untuk menyiapkan data dengan antarmuka yang mudah digunakan dan memanfaatkan teknologi modern seperti kecerdasan buatan.
Apa saja manfaat utama dari menggunakan alat persiapan data?
Alat persiapan data modern, yang merupakan salah satu bagian penting dari pipeline manajemen data saat ini, menawarkan tiga manfaat umum dalam hal manajemen data. Meraup keuntungan dari investasinya lebih cepat Menurunkan biaya operasional Mengoptimalkan pemantauan dan tata kelola
Kesimpulan
Jika dilihat sekilas, aliran data melalui sistem manajemen data saat ini tetap, pada dasarnya, serupa dengan apa diterapkan di periode perkembangan sistem ETL. Namun, proses persiapan data masa kini telah dipermudah berkat adanya alat-alat modern yang memberikan petunjuk visual tentang cara menyiapkan data dengan mudah kepada penggunanya.